Travel

Perpustakaan Nasional RI, Buat Akhir Pekan Jadi Lebih Produktif

Apa resolusi kamu tahun 2019? Bicara tentang resolusi pasti nggak ada abisnya. Setiap tahun kamu pasti selalu punya keinginan, impian dan tujuan yang ingin diwujudkan. Bisa berupa resolusi lanjutan, yaitu berupa impian yang belum sempat dicapai pada tahun lalu dan ingin dilanjutkan pencapaiannya di tahun ini. Mupun daftar beberapa resolusi baru yang di selipkan, di antara sekian banyak resolusi yang kamu punya.

Nggak selalu muluk-muluk. Beberapa daftar resolusi ada yang sederhana saja. Seperti mengurangi kebiasaan buruk, menambah ilmu bermanfaat, lebih bahagia dan mampu menepati janji yang belum dipenuhi kepada orang lain, maupun diri sendiri. Tujuan utamanya ya hanya satu, berharap diri ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya. Bagaimana agar diri ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya? Tentu ada banyak cara, seperti lebih rajin melakukan aktifitas bermanfaat, salah satunya membaca buku.

Ternyata cukup banyak lho manfaat dari membaca buku, diantaranya kamu bisa menambah wawasan dan pengetahuan. Misalnya mendapatkan kosa kata baru, yang bisa membantu meningkatkan kemampuan menulis, mengurangi stress dan meningkatkan kualitas memori, meningkatkan daya imaginasi dan yang terakhir memperluas pemikiran seseorang atau upaya yang bisa dilakukan agar terhindar dari hoaks.

Jika ‘banyak baca buku’ jadi salah satu resolusi kamu tahun ini. pasti kamu perlu ruang baca yang nyaman, dengan fasilitas yang memadai. Dan ternyata Jakarta punya, yaitu Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Gedung yang dinobatkan menjadi gedung perpustakaan tertinggi di Asia ini, baru saja diresmikan tanggal 14 September 2017, oleh Presiden Republik Indonesia ke 7 Ir. Joko Widodo. Sebenarnya sudah digagas oleh Bapak Bangsa, Ir. Soekarno dan baru bisa diresmikan di era kepemimpinan presiden ke 7. Apa tujuan diresmikannya perpustakaan nasional RI yang baru? Apa aja fasilitas maupun aktifitas yang bisa kamu lakukan di Perpusnas RI? monggo dibaca, yha!

Tujuan Diresmikan Perpustakaan Nasional RI

Alamat perpustakaan nasional yang baru diresmikan tepatnya di Jalan Medan Merdeka Sel. No.11. Sebelum memutuskan memindahkan gedung Perpustakaan Nasional RI di sentral kota, gedung ini sebelumnya berada di Jalan Salemba Raya. Oleh karena itu dulu lebih familiar dengan sebutan, Perpustakaan Nasional Salemba. Gedung yang pempunyai 24 lantai aktif ini, sekarang terlihat sangat megah. Kalau kamu lihat dari jauh, bentuknya seperti buku yang terbuka. Setelah masuk pintu utama, saya disuguhkan layar interktif yang menggambarkan bagaimana perjalanan perpustakaan di Indonesia, bisa menjadi seperti sekarang.

Pemerintah berharap selain dijadikan tempat untuk membaca, perpustakan nasional RI bisa menjadi salah satu tempat wisata di Jakarta. Karena perpustakaan RI ini masih bisa dikunjungi di akhir pekan. Hanya waktu operasionalnya aja yang berbeda. Kalau senin-jumat, jam 08.00-20.00 dan sabtu & minggu, jam 08.00-16.00. Dengan lokasi yang lebih strategis, yaitu dekat Monumen Nasional dan Istana Negara. Perpustakaan Nasional bisa jadi salah satu pilihan tempat wisata di Jakarta Pusat yang murah meriah, karena biaya masuknya gratis, gaes!


Beragam Fasilitas di Perpustakaan Nasional RI

Tidak hanya membaca buku, karena terdapat banyak aktifitas yang kamu bisa lakukan disini. Jika kamu mengunjungi perpustakaan nasional RI di akhir pekan, tentu bisa membuat akhir pekan kamu jadi lebih produktif, karena diisi oleh aktifitas yang bermanfaat.

Selain itu Perpustakaan Nasional RI di Jalan Merdeka menyediakan kantin, yang berada di laintai 4. Seingat saya, saat perpusnas RI masih berlokasi di jalan Salemba, belum ada fasilitas kantin. Jadi jika pengunjung lapar harus keluar gedung dulu. Mager kan, karena takut keburu die di perjalanan. Alhamdulillah, sekarang udah ada kemajuan, nih. Nah, menurut informasi yang saya dapat, sebenarnya perpustakaan nasional yang ada di salemba, masih beroperasi. Walupun hanya diperuntukan bagi pengunjung yang sedang melakukan riset.

Perpustakaan nasional RI terdiri dari 24 lantai, setiap lantai punya fasilitas yang berbeda, nah berikut fasilitas dari lantai 1-15:

1, Lobby hall dan display

2, Layanan keanggotaan & penelusuran informasi

3, Zona promosi budaya & gemar membaca

4 Area pameran & kantin

5 Perkantoran

6, Data center & Mushola

7, Layanan koleksi anak, lansia dan disabilitas

8, Layanan koleksi audiovisual

9, Layanan koleksi naskah nusantara

10, Penyimpanan koleksi deposit

11, Penyimpanan koleksi monograf tertutu[

12, Ruang baca koleksi deposit

12A, Ruang baca koleksi monograf tertutup

14, Layanan koleksi buku langka

15, Layanan koleksi referens

Dan ini fasilitas yang bisa kamu nikmati dari lantai 16- 24:

16, Layanan koleksi foto, peta dan lukisan

17&18. AIPI

19, Layanan multimedia

20, Ilmu Perpustakaan

21&22, Layanan koleksi monograf terbuka [000-999]

23, Layanan koleksi majalah terjilid

24, Layanan koleksi budaya nusantara&eksekutif lounge

Setiap lantai memang punya fasilitas yang berbeda. Wajar kalau perpustakaan nasional RI bisa di jadikan salah satu, tempat wisata di jakarta pusat. Karena fasilitasnya memang beragam dan nggak hanya untuk baca buku aja.

Dengan saya tulis secara rinci apa aja fasilitas disetiap lantai perpustakaan nasional RI, secara nggak langsung, kembali mengingatkan saya, kemarin udah mampir ke lantai berapa aja hehe. Dua gambar di atas adalah ruang baca. Banyak bukunya, bahkan ada beberapa buku terbitan baru juga. Mungkin kekurangannya agak berantakan aja kali, ya, tepatnya di bagian rak buku. Masih ada yang terisi penuh dan kosong.

Kalo dari tempatnya sendiri, nyaman banget. Di ruang baca Perpustakaan Nasional RI menyediakan kursi dan meja panjang, sofa dan bantal, sampai ada beberapa ruang baca bersekat. Setelah saya perhatikan, banyak juga diantara pengunjung yang sekedar internetan, mengerjakan tugas dan foto-foto. Perpustakaa Nasional RI sudah dilengkapi fasilitas internet dengan kecepatan yang sudah oke.

Foto di atas adalah salah satu fasilitas di lantai 7. Ya, Perpustakaan Nasional RI sekarang sudah menyediakan ruang baca untuk anak. Cukup menarik, safety dan koleksi bukunya juga cukup lengkap dan salah satu buku yang saya temukan adalah buku ‘Penuh Fakta Seru, Rumah Henry’ dan selain itu masih banyak lagi. Di sini pun ada sarana bermainnya juga, lho! Tempatnya cukup berwarna dan tentunya nyaman banget, baik untuk anak-anak dan orang tua yang sedang menunggu.

Nah, ini adalah lantai 8 yang menyediakan layanan koleksi audiovisual. Jadi ruangan ini memperlihatkan perkembangan alat audiovisual sebelum merdeka, sampai saat ini. Selain itu juga kamu bisa nonton bareng film yang udah di sediakan, berupa CD dan beberapa komputer. Sayangnya, koleksi kaset dan CD di sini sangat jadul. Harapan, perpusnas RI ada kemajuan, dengan menyediakan koleksi film indie terbaru karya anak bangsa, sekaligus diadakan bedah film, yang bisa dinikmati oleh pengunjung yang datang

Pemandangan dari lantai 24 gedung Perpustakaan Nasional RI. Kita bisa lihat monas dari sini. di lantai 24 juga ada executive lounge. Biasanya jadi ruang baca untuk tamu penting. Inget ya, di sini ternyata ada larangan duduk-duduk. Jadi kita sebagai pengunjung cuma bisa diri sambil liat-liat dan foto-foto.

Berikut ulasan saya seputar gedung baru Perpustakaan Nasional RI. Semoga cukup jelas dan bisa jadi panduan buat kamu yang mau menghabiskan akhir pekan di sini. Selamat berkunjung & selamat membaca!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *